Thankyou for visiting my blog »

Minggu, 07 Oktober 2012

PAHIT



Pahit……
Sebuah rasa yang tidak ingin dirasakan oleh seseorang
Sebuah rasa yang sangat tidak mengenakan
Sebuah rasa yang tidak mempunyai alasan
Sebuah rasa yang membuat orang tidak mampu bertahan

Pahitkuuu…..
Saat ini aku merasakan rasa pahit yang tak kunjung hilang
Aku tak bisa untuk menahan rasa pahit yang tak berujung
Rasa pahit ini sangat menusuk dan selalu datang
Apakah aku mampu menghilangkan bayang yang selalu terngiang-ngiang?

Pahitkuuu ini….
Pahitku ini tak kunjung reda
Pahitku ini datang ketika semua telah berbeda
Aku tak tahu bagaimana menyembuhkan rasa yang selalu menggelegar di setiap harinya
Aku tak tahu bagaimana menghilangkan rasa di hatiku yang telah bersarang sekian lama

Inikah yang disebut ketulusan?
Ketulusan yang tak harus terbalaskan
Ketulusan yang terasa menyesakkan
Ketulusan yang tak pantas untuk dirasakan
Ketulusan yang hanya mendapatkan ketidakperdulian
Kini kekuatan ketulusan tersebut menjadi sangat lemah ketika  semua sudah tidak seindah dahulu. Dahulu memang sangatlah indah namun, keindahan tersebut menjelma menjadi sebuah rasa yang pahit ketika dahulu itu telah menjadi kenangan.  Rasa pahit di setiap harinya dapat membuat hati ini menjadi kuat dari sebelumnya, ketika semua sudah menghilang hati ini terasa gundah. Tapi aku yakin dibalik kepahitan  tersebut pasti tersimpan kebahagiaan yang siap datang hanya untukku…hanya untukku yang merasakan pahit yang berujung kesedihan,menahan sebuah ketulusan yang selalu bertahan ketika semua terasa menyakitkan.

KETIKA MANTAN MENJADI TEMAN



Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun  kau dengan begitu cepat   melupakanku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau mencoba mencari penggantiku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau abaikan rasa yang masih tersisa dalam relungku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau tak lagi memperdulikan bahkan mengabaikanku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau mulai menghindariku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau mulai menjaga jarak dengan diriku
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun kau menyuruhku untuk mencari penggantimu
Ketika mantan menjadi teman….pada saat itu pun  kau hapuskan kenangan yang tak berarti untukmu

Ketika mantan menjadi teman…..ketika saat itulah aku belajar untuk berhenti mencintaimu.
Ketika mantan menjadi teman…. pada saat itu aku belajar membuat hatiku tidak lagi menyayangimu.
Ketika mantan menjadi teman …pada saat itu pun aku berusaha untuk tidak memperdulikanmu
 Ketika mantan menjadi teman…pada saat itu pula aku belajar untuk tidak  bergantung padamu.
Ketika mantan menjadi teman…pada saat itu pun aku berpura-pura menghiraukanmu
Ketika mantan menjadi teman...pada saat itu pun aku mencoba menghilangkan dirimu dari ingatanku


Ketika mantan menjadi teman… Dan pada saat itulah  aku tersadar bahwa kau tak lagi seperti dahulu yang selalu memperdulikanku dan selalu menghiburku ketika masalah datang mengunjungiku,kau yang selalu memberiku kenyamanan dengan caramu selalu berada di sampingku,menghapus air mataku,tertawa karena kekonyolanku,dan kini semua itu hanyalah menjadi sebuah kenangan,kenangan yang di setiap harinya tersentak dalam ingatan dan sangat sulit untuk dilupakan. Sesulit apapun itu aku akan berusaha untuk melupakan karena kini kita hanya sebatas teman....

Rabu, 29 Agustus 2012

Rindu Itu..............

Rindu itu bagaikan perasaan ingin bertemu yang terpendam.....
Rindu itu bagaikan menahan rasa tapi tak mampu diucapkan......
Rindu itu bagaikan melepas cincin yang masih terasa di jemari tangan....
Rindu itu bagaikan membayangkan seseorang penuh dengan angan-angan.......
Rindu itu bagaikan melatih rasa sabar yang tak tertahankan.........

Rindu itu menyiksa bila dirasakan.........
Rindu itu menyesakkan bila tak di ungkapkan....
Rindu itu membuat seseorang tidak mampu merelakan....
Rindu itu membuat seseorang sulit melepaskan.......
Rindu itu menyakitkan bila tak terbalaskan..........

Rindu itu pahit bila orang yang dirindukan merindukan orang lain.......
Rindu itu bisa menusuk seperti tombak jika orang yang dirindukan tak merindukan....
Rindu itu membuat kegalauan di hati setiap orang yang merindukan..........
Rindu itu membuat perasaan seseorang menjadi gundah bila selalu menghawatirkan....
Rindu itu membuat perasaan seseorang menjadi gelisah bila tak di kabarkan......

Rindu itu terasa manis jika seseorang membalasnya.......
Namun kenyataan nya Rindu Itu lebih banyak sisi menyakitkan daripada mendapatkan kesenangan....

Intinya...boleh merindukan seseorang tapi jangan berlebihan. Karena akan terasa menyesakkan bila rindu itu tak terbalaskan dan dirimu hanya akan mendapatkan kekecewaan dari orang yang kamu rindukan! ;D

-Putri Desti Juita Sari , 16 tahun-